Kalo dengar kata Lombok, saya langsung ingat sahabat saya.  Miss Enk itu sebutan untuknya. Sahabat yang saya kenal ketika menjejakkan kaki di Kampung Inggris, Kediri. Pribadi yang  easy going, dan humoris yang gak ketulungan menjadi pelebur yang pas dengan diri saya sendiri. Kebersamaan di camp, bangun jam setengah 4 pagi hingga pukul 8 malam, jam berganti  seiring dengan kegiatan, membuat pemuda seperti kami kalah juga. We need holiday.

Holiday is like  a fresh air in our daily routines. Berkunjung ke beberapa tempat wisata di Kota Kediri, dan sedikit tempat wisata di Kota Malang menjadi penyembuh lelah saat itu. Namun ada, satu impian yang belum diizinkan terkabul hingga saat ini. Berwisata ke kampung halamannya Miss Enk, Lombok. Dengan kondisi kantong yang secukupnya, saya tidak mungkin membagi isi rekening yang hanya cukup untuk ongkos kereta pulang ke Jakarta. Melirik dan menikmati Kota Lombok dari cerita Miss Enk saja. Meski rada sesak juga, kalo dengar keseruan pengalamannya yang pernah dengan ‘bebas’nya menyelam di laut.

“It’s so wonderful, Miss Desi, you must see it. Come home with me, before we separate with space and time, I can’t describe it with my limited word in english”.  begitu kata Miss Enk, dengan kesederhanaan bahasanya. Kata-kata itu selalu teringat saat mendengar kata Lombok.  Ia menjejakkan kata Lombok di hati, menjadikan Lombok, kota yang wajib saya kunjungi suatu saat nanti, jika ada kesempatan dan keberlimpahan rezeki.  “I wish I could, but my pocket couldn’t wish”  saya menjawabnya dengan candaan.

Jejak keindahan itu diawali saat ia memamerkan foto-foto keindahan keeksotisan Kota Lombok sesaat setiap sebelum kami tidur. Sebut saja, mulai dari Pantai Senggigi.

Pantai Senggigi, terletak di pesisir barat Pulau Lombok. Pemandangan pantai dan bawah lautnya jangan ditanya lagi, bikin mangap lama.  Itu yang kualami, saat melihat beberapa dokumentasi foto Miss Gaul. Yang bikin ngiri lagi, waktu Miss Gaul snorkeling disana. Mangapnya lebih lama lagi dah. Air lautnya jernih, kumpulan ikan dan terumbu karang jadi penarik mata bagi siapapun yang melihatnya. Gradasi warna pasir dari hitam ke putih menjadi pesona pantai ini.

pantai-senggigi-lombok

Air laut Pantai Senggigi yang jernih, sumber disini

 

Pantai Sekotong
Pantai Sekotong letaknya di Lombok Barat, Kecamatan Sekotong. Yang khas dari pulau ini adalah perbukitannya yang melingkar sekeliling pantai. Ombaknya tenang. Keindahan sunrise dan keeksotisan sunset dapat dinikmati lebih tenang disini. Suasananya tidak  begitu ramai.

Pantai-Sekotong

Air laut nan jernih , sumber disini

 

Perbukitan di sekitar pantai Sekotong, sumber disini

Batu Bolong
Batu Bolong ini letaknya dekat dengan Pantai Senggigi. Kata Miss Enk,  jalan kaki  dari Pantai Senggigi ke Batu Bolong sekitar setengah jam. Di tempat ini, kita akan bertemu dengan sebuah pura yang yang dibangun di atas karang. ” When you hear the water crash coral, you will never forget that sound. You can keep it in your memory Miss Desi. Trust me!”. Miss Enk selalu sukses buat ngiler setiap ia cerita apapun tentang kotanya.  Disana terdapat dua candi, salah satunya terletak dibawah pohon yang rimbun. Sedangkan yang lainnya terletak di atas batu. Suasana sore, terlebih saat sunset, warna lembayung senja  akan sangat tergambarkan disana.

Pura Batu Bolong, sumber disini

Pura Batu Bolong, sumber disini

 

Pulau Gili
Pulau yang satu ini, pulau yang sangat dibanggakan sama Miss Enk, khususnya Gili Trawangan. Tak kalah dengan Gili Air dan Gili Meno, Gili Trawangan meruapakan tempat wisata yang paling sering dikunjungi wisatawan asing maupun dalam negri.

Gili-islands

Pulau Gili, sumber disini

 

Gili Trawangan
The sand shines bright like a diamond” kata Miss Enk sambil nyanyi. Tuuhh, gimana gak ngiler kalo di’komporin’ terus. Gili Trawangan sudah aku acak-acak Miss Desi, selorohnya saking seringnya Miss Gaul menyelam disana. “The colour is so beautiful”, tambahnya.    Warna laut dari biru tua, biru muda, sampai hijau muda, dapat ditemui disana.” This is my certificate”, kata Miss Gaul, sambil membuka file foto dengan pose narsis bersama sertifikat menyelam. Sertifikat tersebut, ia terima saat keperluan melakukan penelitian skripsinya. Ngiler abis dah, hiks. Saat itu, saya mewek berat.  Belum puas  buat saya mewek, Miss Gaul malah menunjukkan foto-foto ketika ia menginap di salah satu hotel dengan bentuk yang lucu, bentuk kerucut yang mengembung sisi kiri dan kanannya. Suasana kamarnya, nyamaaannn banget. Pengen nyakar-nyakar monitor jadinya.

gili-trawangan-lombok

sumber disini

 

Bungalows-Gili-Trawangan-Lombok

salah satu penginapan di Gili Trawangan, sumber disini

 

Gili Meno
Terletak diantara Gili Trawangan dan Gili air, dengan suasana yang lebih tenang. Penduduk asli yang tinggal disana relatif sedikit. Snorkling dan  diving bisa dilakukan disana. Untuk temen-temen yang suka suasana sepi, suka relaksasi di ketenangan, Gili Meno merupakan tempat wisata yang cocok.

sumber disini

 

Gili Air
Gili Air adalah pulau yang paling dekat dengan Lombok. Disana akan lebih banyak ditemui pohon dibanding dua gili diatas.  Di tempat ini juga yang cocok untuk melakukan snorkeling. Ika warna warni dan  batu karang dapat ditemui di sebelah tenggara pulau ini.

Gili Nangggu
Terumbu karang yang dangkal ditemui di pulau ini. Jaraknya hanya sekitar 5 meter dari tepi pantai.  Bagi yang suka snorkeling wajib banget ke pulau ini. Ikan dan terumbu karang dengan warna warni cantik ditemui disisi timur dan selatan pulau ini.

sumber disini

sumber disini

 

sumber disini

sumber disini

 

Gunung Rinjani dan Danau Segara
Gunung yang merupakan gunung tertinggi kedua ini, memiliki danau segara di kaki gunungnya. Danau yang terbentuk akibat letusan Gunung Rinjani. Warna air danau ini menyerupai laut, kebiruan.  Setelah berjalan kaki hampir 9 jam lamanya, kelelahan akan terbayarkan dengan pemandangan di sekitar danau yang mempesona.

sumber disini

sumber disini

 

Air Terjun Sendang Gile
Air terjun yang satu ini, sebenarnya tidak masuk di cerita Miss Enk waktu kami di Pare. Cerita narsisnya Miss Enk dan indahnya air terjun ini, baru-baru aja dia posting lewat  Facebook.  Air terjun ini letaknya di kaki Gunung Rinjani, Lombok Utara. Foto sedang bertapa di batu besar dengan background air terjun ini, sukses buat aku garuk-garuk dagu. Air terjun dengan ketinggian lebih kurang 32 meter ini menawan hati. Suasananya hijau. Anak tangga berjumlah ratusan dilewati terlebih dahulu sebelum menikmati keindahan air terjun Sendang Gile ini. Kurang lebih sekitar 15 menit sampai ke ujungnya.

sumber disini

sumber disini

Dusun Sade
Dusun Sade terletak di Lombok Tengah. Dusun ini sangat mudah dikenali. Konstruksi rumah yang unik membuat dusun ini gampang dikenali. Rumah unik ini beratapkan alang-alang dan terbuat dari kombinasi bambu dan kayu. Dusun ini terkenal dengan populasi umat  islam suku Sasak.

sumber disini

sumber disini

 

Ayam taliwang dan Plecing kangkung ala Miss Enk

Seminggu sebelum waktu di camp berakhir, Miss Enk mengadakan farewell party  kecil-kecilan.  Beberapa teman lainnya ikut membantu.  Sabtu sore, camp lantai atas menikmati ayam taliwang dan plecing kangkung, hasil masakan Miss Enk. Seharian ia sudah berkutat di dapur.

sumber disini

sumber disini

 

sumber disini

sumber disini

 

Rasa pedas level 10 ala keripik pedas emak-emak yang terkenal itu, membuat riuh seuhah di ruang kumpul. Rasa jeruk limau yang dicampurkan ke dalam bumbu  menyebar wangi ke seluruh ruangan.  Berpadu dengan plecing kangkung dengan tekstur yang renyah. Suguhan sambal tomat yang membuat ‘nagih’ terasa lengkap. Tidak ada tambahan tauge, kacang panjang, dan urap yang biasa ditambahkan saat suguhan. Hanya kacang tanah goreng yang membuat makan sore itu menjadi sangat nikmat.

Gendang Beleq
Gendang Beleq yang berarti gendang besar, adalah pesta yang diturunkan sejak zaman kerajaan. Gendang Beleq termasuk salah satu kesenian tradisional khas Lombok. Dulu, Gendang Beleq menjadi nyanyian pengiring para prajurit sebelum berperang. Nyanyian tersebut diharapkan akan menumbuhkan keberanian untuk membela kerajaan. Saat ini, Gendang Beleq hanya dipertunjukkan saat acara kebudayaan, pernikahan, dan pertunjukan kesenian.

sumber disini

sumber disini

 

Bau Nyale
Bau Nyale adalah tradisi melegenda di suku Sasak, Lombok. Bau dalam bahasa Sasak  berarti menangkap. Sedangkan nyale adalah sejenis binatang laut yang berkembang biak dengan bertelur.  Kegiatan ini diadakan setahun sekali. Nyale akan ditaburkan disawah untuk memperoleh kesuburan tanah, padi, atau yang lainnya.

sumber disini

sumber disini

 

sumber disini

sumber disini

 

Alam yang mempesona, makanan yang maknyus, dan budaya yang unik , tiga perpaduan hal, menolak untuk mengatakankata  tidak jika diajak untuk bermain dan berkunjung kesana.  Arent’ you?

Lombok, my dreamy vacation still..

 

sumber referensi:
http://wisatalombokaja.blogspot.com/2013/12/tempat-wisata-di-pulau-lombok-yang-indah.html
http://www.lombok-network.com/gili_islands/air.htm
http://arsipbudayanusantara.blogspot.com/2014/01/macam-macam-tradisi-dan-budaya-di-lombok.html
http://www.indonesiakaya.com/kanal/detail/gendang-beleq-alat-musik-kebanggaan-suku-sasak

Related Post