Percik Hati · Puisi

Rindu Bunda

rindu.jpg

Rindu itu bernama jantung hati
Laharnya kini sedang tumpah
Meluluhlantakkan jiwa
Meresonansikan alunan yang sama
Jarak sudah melebur bersama malam

Rindu kini berubah menjadi sesak
Membutakan logika
Menelan ambisi
Menghilangkan sendi kehidupan
Menghampakan bayangan lorong waktu

Tuhanku, peluk hati wanita yang kucintai itu
Hilangkan semua resahnya tentangku
Tuhanku, peluklah mimpi-mimpiku
Hati wanita yang kukasihi itu harus kubahagiakan

Buitenzorg, 2014

 

Related Post

2 thoughts on “Rindu Bunda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *