Hujan.. aku masih duduk menunggu hujan datang
Kuharap hujan mengguyur bumi malam ini
Hujan dengan segala kerendahan hatinya
Mengisi sejuk-sejuk kedamaian hingga ke palung hati
Hujan dengan segala rintik derasnya
Menerjang jauh segala prasangka yang tersangkut
Hujan dengan segala rencananya
Mengganti seluruh kekeringan jiwa dengan sebuah oase

Langit masih tampak cerah,
Aku harus tau diri
Mungkin hujan sedang enggan bertamu
Ia banyak dihujat sebagai awal dari bencana
Atau mungkin ia sedang menyusun rencana baru
Tentang kapan waktu yang tepat agar turunnya menurunkan kesejukan
Bukan menjadi jalan sebuah hujatan baru

Malam ini..aku masih kangen hujan
Tampaknya ia memang tak ingin bertemu denganku
Dengan manusia bumi yang pongah dengan segala titipan Tuhan
Dengan manusia bumi yang enggan bersujud meminta restu Tuhan
Dengan manusia bumi yang senang tertawa diatas penderitaan saudaranya
Dengan manusia bumi yang sibuk dengan urusan duniawi yang tak pernah kering
Dengan manusia bumi yang suka menghujat satu sama lain

Dingin.. satu tetes air hujan  jatuh tepat di wajahku
Adem.. hawa disekelilingku
Sejuk.. kembali menghinggapi bumi

Hujan.. ternyata menemani tidurku malam ini
Turut menghapus segala sesak di jiwa
Turut membawa segala kepongahan yang hadir di bumi
Turut menghanyutkan segala ketidakpedulian ke lautan samudera
Turut menelan segala keengganan menghadap Tuhan
Turut menghilangkan segala kesusahan manusia bumi

Hujan taat pada perintah TuhanNYA
Bawalah pergi segala ke-hitam-an di seluruh permukaan bumi
Hanyutkan..tenggelamkan hingga ke palung bumi
Gantilah dengan sebuah air kesejukan di hati-hati manusia
Izinkan manusia bumi beristirahat  dalam damai
Dalam sebuah kenyamanan
Tugas mereka memang berat, tak terkatakan
Yakinkan mereka,
Ada AKU yang selalu setia menurunkan hujan kedamaian, hujan pengertian, hujan kebaikan, hujan penyelesaian
Pada setiap ujian kehidupan mereka
Agar manusia bumi ingat bahwa ada AKU dekat dengan mereka yang sabar tanpa jemu
Terimakasih wahai hujan..
Terimakasih Tuhan

 

Related Post