“Maaf Mbak, Dimohon untuk tidak mengambil foto di dalam ruangan ya”,  begitu ucapan Pak Satpam saat menukarkan KTP saya dengan nametag visitor.

Seketika, wajah Bapak Satpam menjadi sangar di mata saya.

“Halo Bapak pliss, this is my first time get in here, pliss jangan merusak mood saya untuk tidak memperkenankan kami mengambil foto”, sedih yang tak terucapkan saat melewati pintu masuk.

Security issue, menjadi alasan utamanya.

“Oke Fine!” , saya menerimanya dengan sangat berat hati.

“Ini kantor PBB  Des, bukan mall serta bukan taman kota. Menjaga keamanannya lebih utama dibandingkan meluluskan hasrat hatimu untuk foto -foto bersama teman lainnya, Okay, let’s take a coffee break” ber-monolog sambil menyeduh kopi dan memilih snack dengan hati sedikit kecewa.

Sedikit drama dan shock therapy saat akan memasuki area registrasi acara. At last, drama tersebut terhapuskan juga lewat jawaban pihak panitia acara untuk mengizinkan kami mengambil foto. Hooray, jingkrak jingkrak dah 😀 seketika ruangan dipenuhi bunyi klik dan blitz yang bersahutan.

a cup of coffee, made in UN ;)

saya gak foto ruangan kok Pak, cuma secangkir kopi dan nametag 😀 cc:Pak Satpam

Millenium Development Goals atau sering disebut MDGs yang membuat saya tertarik untuk ikut event ini.  Dan alasan terkuatnya adalah pihak yang mengundang, dari  United Nation, PBB mak. Norak boleh lah ya :). Duluu saya sering denger MDGs disebut-sebut sama dosen saat kuliah, karena salah dua atau 3 dari 8 tujuan program ini bersinggungan dengan dunia saya. Menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, dan memerangi HIV dan AIDS menjadi 3 tujuan yang sangat akrab di telinga saya. Tapi sebenernya, saya sudah ‘nge-blank’ kalo ditanya tentang perkembangannya. Maafkan, only human.

1

Mbak Dina dengan presentasinya

 

Mba Dina yang asli Jerman membuka acara dengan presentasi in english yang cas cis cus. Oke, let’s switch program listening bahasa di dalam otak, dan satu lagi, pasang telinga yang tajam bak serigala yang sedang ‘awas’. Gak mungkin dong, sudah datang dari jauh, tapi gak ada ilmu yang dibawa karena kendala bahasa. Oh God, help us. Mendengarkannya saya jadi  ingat saat belajar TOEFL dan IELTS and trying get the point n hopefully get the highest score, wekks.

 

2

Mas Rahmat me-refresh isi presentasi

 

Sang Penyelamat, hero, memang suka datang belakangan bukan? Kali ini namanya Mas Rahmat. Nah, Mas Rahmat mencoba untuk menyampaikan kembali isi presentasi dari Mba Dina in Bahasa. Buat yang Sobat pengen tahu lebih jauh tentang MDGs bisa lihat didalam laporan MDGs tahun 2008 atau cari di mbah google aja ya.

Sesuai dengan namanya, MDGs itu merupakan sebuah Deklarasi Millenium dari hampir seluruh negara di dunia yang berisi komitmen untuk mempercepat pembangunan manusia dan memberantas kemiskinan.  Indonesia sudah memenuhi target pencapaian dalam 4 hal, yaitu pengurangan kemiskinan, pendidikan, kesamaan gender, dan pengurangan penderita Tuberculosis.

Indonesia sudah memenuhi target? Bukannya reduksi kemiskinan dan pemerataan  pendidikan masih PR panjang bagi Indonesia? Tenang-tenang jangan pada emosi jiwa karena tidak sepaham dengan hasil laporan tersebut. Semua pencapaian yang dimaksud harus disesuaikan lebih dahulu dengan defenisi indikator yang digunakan oleh PBB. Ceki-ceki di laporannya saja ya :). Bukankah kita tahu, banyak defenisi yang bertebaran untuk menentukan apakah seseorang disebut miskin atau tidak, menggunakan defenisi BPS atau SUSENAS sebagai lembaga ‘bank’ data. Jadi, sekarang bisa diterima dengan hasil laporan tersebut? 🙂

So, karena dunia ini berjalan diatas sebuah keseimbangan, selain sudah ada yang tercapai, yang belum kesampaian adalah maksud hati 🙂 bukan bukaaaan  ;). Problem tentang Angka Kematian Ibu (AKI), ketahanan pangan dan HIV/ AIDS semakin meningkat di Indonesia, tiga hal ini akan kembali menjadi concern Indonesia dalam proyek MDG’s selanjutnya.

Setelah ngomong agak serius begini, saya khawatir Sobat akan skip saja dan lanjut melihat foto selanjutnya ^^

Bulan September tahun ini, seluruh negara anggota yang turut bergabung dalam proyek MDGs akan merumuskan kembali program yang harus menjadi target capaian pemerintah Indonesia. Saat ini, Indonesia sudah merumuskan 17 goals dengan 169 target capaian. Namun, posisi ini masih belum final, kemungkinan goal bertambah atau malah berkurang bisa terjadi.

 

3

Mas Romi sedang menyampaikan mekanisme blogging competition

 

 

Acara launching blogging competition kemarin merupakan salah satu cara yang ditempuh oleh PBB untuk memperkaya dan menggali  informasi  tentang kondisi real di lapangan  seluruh Indonesia. Tema lomba adalah ” Keterlibatan Pemuda Indonesia dalam Penerapan Agenda Pembangunan Post-2015 “Untuk informasi tentang lomba blog, lebih lengkapnya bisa ceki-ceki di sini. Oiya, hadiah dari lomba tersebut adalaaaahhh.. kasih tau gak ya? hihi. Hadiahnya adalah jalan-jalan untuk dua orang. Sayangnya, tidak ada hadiah untuk juara harapan sodara-sodara :).  Mengenai posisi wilayah belum dipastikan dari pihak panitia, bocorannya, wilayah tersebut merupakan wilayah kerja program PBB.

Yuuk yang mau jalan-jalan plus dapat pengalaman bekerja sama dengan PBB cuss ikutan lombanya ya :). Sst, jangan kasih tau siapa-siapa ya, originalitas menjadi syarat yang harus dipenuhi untuk jadi pemenang. Pokoknya cerita yang bisa menginspirasi pihak community group UN yang jadi juri lomba ini.  Segera nge-draft ya Sobat.

 

4

duo generasi bertemu di dunia blog 🙂

 

Narsis dulu sebelum beranjak pulang ^_^

 

Related Post