Reportase

Aksi Ruwat Bumi Bersama PMI

Sabtu, 23 April kemarin, saya dan teman-teman yang tergabung di blogger volunteer PMI ikut beraksi nyata dalam rangka memperingati hari bumi. Hari bumi diperingati setiap tanggal 22 April. Hari Bumi mulai diperingati sejak 16 tahun yang lalu, sejak diprakarsai oleh 185 negara dan diramaikan oleh hampir 5000 aktivis yang melakukan aksi karena miris pada apa yang telah terjadi di bumi.

Peringatan hari bumi ini didukung penuh  oleh Palang Merah Indonesia serta Palang Merah Amerika (Amcross) dan bekerjasama dengan PMI Kabupaten Bogor dan Jakarta Utara.  Tema peringatan hari bumi tahun ini adalah Ruwat Bumi, yang berarti “Merawat Bumi” dan Susur Sungai.

Suasana Pembukaan Ruwat Bumi
Suasana Pembukaan Ruwat Bumi

Dengan Ruwat Bumi diharapkan untuk bisa menggugah kesadaran setiap kita untuk mampu merawat bumi, alam, sungai, sehingga kita dapat hidup berdampingan dengan harmoni dengan alam.  Program yang akan dilakukan adalah kegiatan susur sungai Ciliwung, kegiatan kerja bakti bersih sungai, pembuatan lubang biopori, pembuatan vertical garden, percontohan unit pengolahan sampah dan bank sampah, serta kampanye penyadaran dan pilah sampah.

Pemilihan Sungai Ciliwung sebagai lokasi kegiatan susur sungai karena Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai yang melintasi Jakarta dan wilayah penyangga.  Kondisinya semakin hari juga semakin memprihatinkan. Terdapatnya pemukiman padat, aliran air yang tercemar dan tersendat ada di sepanjang daerah aliran sungai. Jika tidak diberi perlakuan khusus, tak heran jika nanti sungai ini hanya akan tinggal nama saja.

Kegiatan ini juga didukung penuh oleh Tim SIBAT yaitu Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat yang telah dilatih sebelumnya melalui Program Pengurangan Resiko Terpadu Berbasis Masyarakat. Selain tim SIBAT, TAGANA, dan beberapa komponen berbasis masyarakat lainnya sangat banyak membantu kelancaran kegiatan dengan kerjasama PMI Kabupaten Bogor  dan PMI pusat tentunya. Dalam kesempatan ini saya dan 6 teman blogger lainnya, Ka Evrina, Desri, Teh Isna, Mas Unggul, Mas Januar, dan Pak Danang tergabung dalam Blogger Volunteer PMI Kabupaten Bogor.

usai pembukaan acara, bersama-sama turun ke sungai

Pelepasan Ikan

Pelepasan 10.000 benih  ikan air tawar ke sungai dimaksudkan untuk  pelestarian dan konservasi kehidupan ikan di daerah aliran Sungai Ciliwung.  Kegiatan pelepasan ini dilakukan sebelum kegiatan susur sungai.

kegiatan pelepasan benihikan
kegiatan pelepasan benihikan

Kegiatan Susur Sungai

Persiapan sebelum susur sungai
Persiapan sebelum susur sungai

Kegiatan susur sungai ini dilakukan di dua tempat terpisah, yaitu di daerah Ancol, Jakarta dan Kelurahan Karadenan, Bogor. Saya dan teman-teman lainnya mengikuti kegiatan ruwat bumi di Kabupaten Bogor. Kegiatan susur sungai dimulai dari Kelurahan Karadenan sampai dengan Pondok Rajeg, sekitar 1,5-2,5 jam perjalanan dengan menggunakan perahu karet. Segenap tim susur sungai akan membersihkan sampah-sampah  yang ada di sepanjang aliran sungai. Tim susur sungai akan melintasi beberapa titik pos kegiatan. Dan di saat yang bersamaan, sampah-sampah akan langsung dibawa oleh mobil pengangkut sampah.

Vertical Garden

Vertcal garden PMI Kabupaten Bogor
Vertical garden PMI Kabupaten Bogor
kegiatan pembuatan vertical garden
kegiatan pembuatan vertical garden

Vertical garden adalah pembuatan taman yang bisa dilakukan di lahan sempit. Pemilihan vertical garden merupakan solusi tepat untuk tetap mampu menghijaukan bumi di tengah rendahnya akan kesadaran cinta bumi dan sempitnya lahan. Taman vertical sesuai dengan namanya bentuknya akan berjenjang  dari atas ke bawah. Untuk pembuatannya kita tidak memerlukan pot-pot. Kita bisa memanfaatkan botol bekas minuman  atau lainnya dengan menggunting sedikit area atas sebagai tempat menanam. Dengan posisinya yang berjenjang, sangat memudahkan saat penyiraman ataupun perawatannya.

Pengolahan Sampah

hasil pengolahan sampah plastik
Hasil pengolahan sampah plastik
ruwat bumi
Pembuatan pupuk kompos

Sampah plastik diolah  menjadi barang-barang yang lebih berdaya guna, seperti tas, hiasan dan lainnya. Selain itu, juga dilakukan pembuatan kompos di lokasi  TPS (Tempat Pengolahan Sampah) Sukahati, Bogor. Dengan cara mengolah sampah yang melalui beberapa proses, seperti proses pencacahan sampah dan  fermentasi dihasilkan pupuk alami yang juga bisa memberikan nilai ekonomi.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk dapat berkontribusi dalam upaya merawat bumi:

  1. Tidak membuang sampah di sungai
  2. Melakukan pemilihan sampah dan mengelola sampah secara mandiri
  3. Menanam pohon dan memperbanyak lubang biopori untuk perluasan daerah resapan air
  4. Melakukan pembersihan sungai dan saluran air secara rutin
  5. Tidak mendirikan bangunan di pinggir aliran sungai
  6. Melatih kesiapsiagaan diri dan masyarakat secara mandiri

Menjaga dan merawat bumi adalah tugas kita bersama. Pliiss,jangan ada sampah diantara kita temans 🙂

Jangan ada sampah diantara kita :)
Jangan ada sampah diantara kita 🙂

Related Post

5 thoughts on “Aksi Ruwat Bumi Bersama PMI

  1. Kalau di Yogya, bangunan di pinggiran sungai sudah tertata bagus, sayangnya buang sampah sembarangannya masih 🙁
    Butuh effort memang ya membiasakan diri untuk tidak buang sampah sembarangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *