Giveaway

All About Me in A Frame

Asus Zenfone Laser giveaway

A pict says a thousand words. sering denger kalimat itu kan ya. Kalimat bijak itu bener banget. Kalo kita udah cerita dari A sampai Z, but no photo, pasti cerita kita akan terasa kurangnya. Foto itu ibarat pelengkap rasa dari cerita, berkat ada foto maka cerita kita akan lebih sedap dan gurih, kalo diibaratkan sama masakan. Segala jenis ekspresi wajah dapat tertangkap kamera dan terabadikan dalam sebuah foto.

in a frame

Saya dan kamera udah cinta mati banget. Selalu ada saja alasan yang bikin saya balik dan ketemuan sama kamera. Yang mau selfie dulu lah, yang potret ponakan, candid camera sama tingkah polah teman, macem-macem deh. Semuanya pasti ada alasan untuk mengabadikan kisah, cerita, momen dalam sebuah frame kamera. Malah terkadang dibilang lebay karena gerak dikit foto, lagi makan foto, lagi tidur foto, apalagi  kalo lagi jalan-jalan, sedikit-dikit foto. Foto kok dikit-dikit, kan kurang seru ya? Makanya jadi punya banyak foto  🙂

Ini beberapa alasan kenapa saya tidak mau melewatkan setiap momen yang mungkin saja tidak akan terulang lagi dalam detik puzzle kehidupan kita.

Satu, Mengingatkan akan kebesaran Sang Maha Pencipta

tafakur alam
Saya selalu suka menatap biru dan luasnya laut. Siapa yang tak takjub akan kebesaran Ilahi akan ke-maha-an Nya dalam menciptakan air yang mengelilingi seluruh bumi.

“Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran, lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya ” (QS Al-Mu’minun : 18)  kata Alloh dalam Al-Qur’an.

langit
Takjub yang kedua adalah takjub pada cantiknya langit. Desain awan yang tak terdefenisi, tampak berarak diatas saat mata memandang indahnya langit.

Buat saya pribadi, kata langit punya banyak rasa dan makna. Makanya tak heran, nama blog saya menjadi Langit Namora. Ditambah pula taglinenya, Melangitkan Mimpi. Langit , di Arsy, adalah tempat bersemayamnya Sang Ilahi. Langit adalah tempat kitab Lauhul Mahfuz tersimpan, buku yang berisi segala skenario Ilahi pada setiap hamba-hambaNYA. Langit adalah letak cantiknya alam yang membiru. Dan langit menjadi tempat Alloh menatap setiap gerak gerik hambaNya.

tafakur alam
Narsis dengan alam, untuk mengingatkan diri untuk  memuji kebesaranNYa atas keindahan alam ciptaanNYA. 

“Photography is the story I fail to put into words.” — Destin Sparks

Ini salah satu foto saya, saat libur lebaran bersama keluarga saat mudik. Lihat, paduan biru dan hijau menyatu dengan cantik nan sempurna. Siapa yang mampu melukis, hanya Alloh saja. Saya, melukis gunung dan sawah di buku gambar saja, susah banget. Allohu akbar, Engkau Yang MAha Sempurna.

Setelah melihat yang biru, kita berganti warna sejenak untuk melihat yang hijau dulu ya..

kebun raya bogor
Saya selalu suka melihat ademnya hijau yang saya temukan di Kebun Raya Bogor. Pohon-pohon tua membuat saya iri, betapa telah banyak ia menjadi tempat berlindung dari rusa-rusa yang berdiam disana, telah turut mendengar banyak curhatan pengunjung disana, telah banyak bertasbih memuji nama Ilahi pada setiap detiknya.
beijing
Kali ini saya mentafakuri alam saat musim dingin di Beijing. Dengan suhu yang sampai minus 6 derajat, air di Summer Palace pun menjadi beku. Biasanya liat air yang beku ya di dalam freezer doang. Kalo saat itu, freezer terbuka harus dilewati dan dinikmati. Kebesaran Alloh sangat terasa saat kita banyak melihat tempat-tempat yang baru bukan?
bunga kuning
Apa yang ada dalam fikiran teman2 saat melihat foto ini? buat saya, kuning dan hijau yang cantik sempurna. Warna-warna yang menghiasi kehidupan yang membuat kita bersyukur atas pemberian indera penglihat, dan mampu melihat kecantikan ragam warna.

Selalu teringat pada lirik lagu Tafakur Opick saat melihat alam, ini sebagian liriknya :

Sejauh-jauh mata memandang

Sedalam-dalam hati merasakan

Hanya setitik debu yang tertuang

Dalam syair pujian

Lepas hati memandang laut-Mu

Terheran diri pada langit-Mu

Berjuta kata tak cukup untuk

Melukis indah-Mu

Melihat bintang alangkah jauhnya

Melihat biru alangkah dekat-Mu

Melihat hutan melihat gunung

Siapa menjaga-Mu mendengar tangis dalam derita-Mu

Rasakan luka di hari hari-Mu

Pada siapa air mata ini kan mengadu

Bumi akan sepi

Bangga sementara

Adakah tempat kembali

Adakah selain Allah?

 

Dua, Membingkai jejak  masa lalu

Ada yang suka foto bagian kaki? Hmm, saya salah satunya. Kenapa? Foto kaki menurut saya menjadi salah satu bukti bisu tentang beberapa hal. Antara lain tempat yang pernah kita kunjungi, kondisi jalanan yang pernah kita lalui, dengan siapa saja kita menghabiskan masa itu, dan yang terakhir sudah berapa sepatu yang sudah usang dan turun pangkat dari rak sepatu :).

 

jejak langkah
Tokoh dibalik foto jejak ini adalah antara saya dengan kakak ipar. Waktu itu kita sedang jalan-jalan di Taman Koleksi Bogor, saat sore hari. Melepas penat sejenak diantara tanaman hijau.
jejak langkah
Foto jejak ini, adalah kaki saya sendiri. Kala itu, saat saya sedang bekerja sebagai salah satu enumerator Kementrian Kesehatan. Melakukan pendataan ke rumah-rumah di desa-desa yang butuh penanganan kesehatan.Jalan yang saya lalui terbuat dari anyaman bambu, yang sedikit bergoyang saat melewatinya. Tanah basah yang kering turut menemani sepanjang perjalanan. Momen yang mengajarkan saya untuk selalu senantiasa bersyukur, karena masih banyak masyarakat Indonesia yang masih makan hanya dengan lauk garam.
jejak langkah
Kalo foto ini, adalah saat saya dan 5 sahabat lainnya, ‘melarikan diri’ sejenak dari kepenatan saat menjadi panitia seminar. Tiga hari di kota yang diidamkan banyak orang luar ini, tidak menjamin saya dan teman lainnya dapat menikmati indahnya pantai yang letaknya tak jauh dari hotel. Saat siang, di hari terakhir seminar, kami bergegas bergerak untuk mengambil foto jejak anak alay ;D

“A good photograph is knowing where to stand”- Ansel Adams

 

jejak beijing
3 kaki kanan yang kami sengaja foto saat menjejakkan langkah di Kota beijing, tepatnya saat berada di Mesjid Niujie. Hadiah Alloh untuk kami bertiga di awal tahun ini. Kesempatan yang luar biasa yang Alloh anugerahkan untuk kami, berkah dari ngeblog. Alhamdulillaah.

“I don’t trust words. I trust pictures.” — Gilles Peress

Tiga, Memelihara mimpi agar tetap menyala

Idola utama saya, Sang Rasululloh, kekasih Alloh yang memiliki hati paling mulia. Dalam dunia kepenulisan, idola utama saya adalah bunda Asma Nadia. Setiap permainan kata dalam novel-novelnya mampu membuai imajinasi saya. Penggagas Jilbab Traveler ini juga yang selalu mengingatkan saya agar tidak berhenti bermimpi. Mengelilingi dunia lewat  menulis menjadi mimpi saya, dan prestasi Bunda Asma Nadia menunjukkan bahwa  lewat menulis bisa keliling dunia. Salsa, putrinya Bunda Asma Nadia, juga seorang penulis. Aaaahh irii bangeett sama penulis muda.

bunda asma
Foto bersama dengan Bunda Asma Nadia dan putrinya Salsa

DSC03640

penulis helvi
Kakaknya Bunda Asma Nadia, Helvy Tiana Rosa, juga salah satu penulis favorit saya. Bertemu dengan beliau saat seminar kepenulisan di Mesjid UI

DSC03640

 

Photographs opens doors into the past, but they also allow a look into the future – Sally Mann

Bner banget ya quote diatas. Melalui sebuah foto , kita bisa melihat masa lalu, masa sekarang dan insy jika umur panjang untuk melihat masa depan. Dan semuanya terabadikan secara digital dalam memori ponsel kamera. Momen demi momen yang mampu membuat kita, belajar dari masa lalu, belajar berdiri untuk masa kini, dan mengintip sedikit cerita di masa depan. Mau narsis, buat video, mau simpen momen apa aja, bisa banget lewat kamera ponsel.

Zenfone 2 Laser ZE550KL, salah satu produk teknologi milik ASUS yang memiliki motto ” In Search of Incredible”, dapat menjadi salah satu andalan dalam menangkap momen-momen incredible dalam kehidupan kita.  alasannya:
1. Desainnya yang ergonomik, memudahkan saat menggunakannya

2. Setap jepretannya menggunakan laser auto focus dan juga memiliki 400 % contrast dan brightness

3. Memiliki kemampuan sensitifitas cahaya bahkan dalam kondisi remang

4. Efek cantik pada beautification mode, gak boleh ketinggalan,  walau muka capek, akan tetap terlihat cantik 😀

5. Memiliki kemampuan selfie panorama. Kalo mo wefie gak ada masalah lagi kalo kelupaan bawa tongsis

6. Punya beragam pilihan warna; hitam, abu, putih, emas, dan merah

7. Processornya 64 bit, buat yang suka main game bisa dijajal pake hape Asus ini

 

Kalo mau tau lebih banyak bisa tonton dulu video youtube berikut ini, hati-hati jadi jatuh cinta ya :), soalnya kalo udah jatuh cinta , susah nyari obatnya 😀

 

‘Giveaway Aku dan Kamera Ponsel by uniekkaswarganti.com

16 thoughts on “All About Me in A Frame

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *