Apa yang sudah kamu dedikasikan untuk negri?

Pertanyaan yang seharusnya kita tanyakan pada diri kita masing-masing? Dan pertanyaan yang seharusnya kita punya jawaban masing-masing. Tak perlu dijawab lugas, cukup dalam hati saja. Apakah kita sudah pernah membuat Indonesia bangga? Padahal kita sudah hidup puluhan tahun dari seluruh kekayaan alam yang ada di Indonesia. Sudah menghirup udara segarnya, meski kini baru kita temui saat balik ke kampung halaman. Sudah minum air segarnya dari pegunungannya yang terjaga.

Sun Life Indonesia telah menunjukkan bentuk dedikasinya untuk negri. Support penuh diberikan demi kelancaran produksi drama musikal “Khatulistiwa” .

Cerita lengkapnya bisa baca di tulisan saya sebelumnya:

Ketika Tinta Sejarah Berkembang Menjadi Drama Musikal Khatulistiwa

Alhamdulillaahh juga diberi kesempatan untuk ikut Menikmati Behind The Scene Drama Musikal Khatulistiwa. Satu kebanggaan lahir di negri Indonesia. Memiliki pahlawan, anak bangsa yang memiliki dedikasi untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Kemerdekaan yang sudah 70 tahun lamanya. Sebuah kenikmatan luar biasa lahir dan hidup pada masa kemerdekaan.

Tak terbayang akan melewati hari-hari sedih, hari dijajah oleh 3 negara asing. Yang mestinya bisa dengan mudahnya main di halaman, menuai hasil pertanian tanpa takut, dan punya waktu bebas tanpa rasa risau.  18 November yang lalu, saya dan teman-teman bloger menikmati langsung pementasan drama musikal “Khatulistiwa” di Taman Ismail Marzuki.

Sekilas launching dan penanyangan drama musikal “Khatulistiwa” bisa dinikmati di sini:

Pementasan drama yang luar biasa!. Seluruh pemain, kru dibalik layar, seluruh pemeran pembantu menyatu dalam sebuah pementasan yang sangat membelalakkan mata saya saat menontonnya. Cerita beberapa pahlawan seperti : Dewi Sartika, Sisingamangaraja, Cut Gambang, Cut NYak Dien, Martina Tiahahu, dan pahlawan lainnya yang dirangkai apik selama 4 jam. Waktu yang cukup lebih lama dari yang biasa kita nonton film di bioskop. Namun waktu 4 jam tersebut terasa singkat dan masih terasa kurang.

Saluutt!.. dan sungguh pekerjaan yang luar biasa dari seluruh personil drama musikal khatulistiwa. Sebuah bentuk dedikasi dari setiap pemain untuk negri. Pementasan drama musikal yang tentunya meningkatkan rasa nasionalisme jiwa saya secara pribadi terhadap bangsa. Drama musikal yang wajib ditonton oleh anak muda sekarang yang mulai menurun nilai cintanya pada bangsanya sendiri.

Semua adegan dalam drama musikal tersebut sangat menyentuh dan bikin baper banget.  Salah satunya pesan “Dewi Sartika” di video ini.

Bahwa menjadi perempuan haruslah memiliki pendidikan. Dan pendidikan itu sifatnya wajib dan wajib. Tidak ada tolerir!. Adegan yang dibawakan menafsirkan  selain perlunya pendidikan formal atau resmi juga perlu pendidikan non formal. Wanita-wanita yang handal dalam memasak, tak perlu minder. Namun harus tetap stay positive, dengan pinter memasak, perempuan bisa buka restoran sendiri. Dan tentunya bisa membuka lapangan kerja bagi yang lainnya.

Sun Life Indonesia mendukung pementasan drama musikal khatulistiwa sebagai salah satu bentuk dedikasi untuk negri.  Sun Life Indonesia merupakan bagian dari Sun Life Financial yang merupakan lembaga keuangan terkemuka di dunia.

Program Sun Life Indonesia bagi pendidikan dikenal dengan sebutan Sun Bright. Fokus dari program Sun bright ini adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan di Indonesia. Program ini sudah dimulai sejak 10 tahun yang lalu. Ribuan anak sekolah sudah merasakan uluran bantuan, efek positif dari program ini. Selain pendidikan dan kesehatan, program ini juga turut membantu penanggulangan bencana alam.

Life’s brighter under the sun, menjadi visi dari Sun Life. Sebuah misi yang bertujuan untuk membantu keluarga-keluarga Indonesia menuju kemapanan finansial.   Buat kamu yang butuh perencanaan dan solusi finansial, bisa menggunakan jasa Sun Life.

Sun Life udah punya dedikasi untuk negri. Yuk, lanjutkan dedikasimu? 🙂