Haloo temanns.. Apakabar hari-harimu di akhir Januari ini???

Berharap kalo semua sedang dalam lindungan dan kasih sayangNYA.. aamiin..

Hmm, kali ini saya lagi mau curcol nih. Mungkin saja  ada temen-temen yang punya masalah yang sama dengan yang saya alami.  Saya, salah satu penggemar setia pelanggan ojek online. Jasa para driver ojek online ini, bantu banget buat saya sehari-hari. Mau ke tempat kerja naik ojek online, perlu sesuatu ke mall langsung pesen aja, nunggunya gak pake lama, (tapi… terkadang ada yang lama banget n gak responsif drivenya). Pokoknya lagi perlu cepet, sukanya milih naik ojek online aja.

Tapi eh tapi, terkadang itu.. ada satu hal yang bikin hati saya rada kesel. Tapii.. itu salah satu resiko siihh. Pake ojek online, berarti kan ojeknya milik publik. Terbuka untuk setiap orang.  Jadiii, siapaun bisa naik ojeknya dan otomatis… siapapun memakai helmnya. Baik laki-laki maupun perempuan.. Mulai dari yag wangi, yang berantakan, yang bersih, atau lainnya. Saya pernah tuh, pake helm, yag ennggaaaaakk bangeettt. Udahlah bau minyak rambut cowok, trus masih dalam kondisi basah gituu. Aiihh, itu helm pas udah lepas dari kepala, baunya masih nempel aja lhoo. Saya sampai minta parfum ke temen-temen kantor untuk mengurangi bau yang sangat menyengatkan itu.

Huh, cukup pertama dan terakhir deh. Berawal dari situ, saya sekarang jadi milih-milih. Apakah akan memakai helm atau nggak.

Helm yang fungsinya pelindung diri ini emang penting banget buat ngelindungin kepala. Jenis kecelakaan apapun, tentunya adalah hal yang gak kita inginkan tentunya. So, jangan lupa buat pasang helm saat berkendara ya. 🙂

 Memakai helm saat berkendara sama pentingnya dega memakai helm safety. Helm safety juga punya manfaat yang sama. Resiko kejatuhan benda dari atas, terbentur penghalang yang rendah, bahaya tersengat listrik atau yang lainnya saat bekerja jadi bisa dihilangkan. Kalo temen-temen lagi butuh helm safety ini, bisa ceki-ceki di toko terdekat yang  jual helm safety ini.

Agar gak mengalami hal yang sama dengan cerita saya, temen-temen bisa melakukan perawatan helm dengan benar dengan mengikuti empat cara dibawah :

  1. Penyimpanan Helm

Hindari meletakkan atau menyimpan helm safety di tempat yang terkena sinar matahari langsung, dengan panas yang berlebihan atau kondisi-kondisi yang lembab. Hal ini dapat mengurangi kekuatan bahan helm itu sendiri. Tempatkan helm pada rak-rak atau gantungan di tempat yang teduh sehingga mudah saat mencari dan menggunakannya.

2. Pembersihan Helm

Untuk menjaga helm tetap bersih, sebaiknya helm dicuci secara rutin seminggu sekali. Namun jika helm digunakan di area-area yang kotor seperti tempat pengolahan batubara dan sebagainya, maka helm harus dicuci setiap hari. Pencucian cukup mudah dilakukan, yaitu dengan menggunakan air sabun biasa dan dibersihkan dengan kain atau spons.

Selain membersihkan bagian luar helm yang kotor, bagian pita penyerap keringat di dalamnya juga wajib dibersihkan. Jika kondisinya sudah tidak layak, sebaiknya segera mengganti pita dengan cara membelinya di toko jual helm safety.

3. Pemeriksaan Helm

Sebelum memakai helm, sebaiknya pekerja juga memeriksa kondisi helm yang akan digunakan. Apakah sudah sesuai dan layak untuk dipakai atau tidak, seperti adanya tali yang putus atau keretakan. Jika ada kondisi helm yang rusak atau tidak layak, pekerja wajib meminta ganti helm dengan yang baru.

4. Penggantian Helm

Menurut standar dari ANSI, masa berlaku helm safety adalah selama 4 tahun sejak tanggal pembuatannya. Anda bisa menemukan tanggal pembuatan ini pada helm safety itu sendiri. Sehingga setelah 4 tahun, helm safety harus diganti dengan yang baru agar dapat memberikan perlindungan maksimal.

Selain beberapa cara perawatan di atas, hindari pula menggunakan helm safety yang tidak sesuai fungsinya. Seperti digunakan untuk gayung, alas duduk dan sebagainya. Faktor seperti ini yang akan cepat merusak kondisi helm dan mengurangi kualitasnya. Helm safety harus dirawat dengan tepat agar tetap awet dan dapat memberikan perlindungan maksimal.

Semoga bermanfaat!