“Bahan aktif apa yang tercantum di kemasan obat ini Mba?”
“Attapulgite dan Pectin.”
“Nama dagang obatnya?”
“Entrostop”
“Efek sampingnya apa?”
“Konstipasi biasanya ringan dan sementara”

 Saya diuji Mba Anggun dengan beberapa pertanyaan dasar cara mengenali obat. Tiga diantara banyak pertanyaan yang menjadi perhatian dalam sesi diskusi bersama Mba Anggun yang seorang apoteker. Dari acara diskusi singkat tersebut, saya mendapat pencerahan sehingga semakin melek obat.

Saya dan temen-temen lainnya (blogger dan jurnalis) dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengenali obat melalui kemasannya. Berkesempatan hadir dalam acara Gathering Blogger and Journalist, Be Smart and Fun With Pharmacist  membuka pengetahuan tentang dunia obat dan apoteker bagi saya pribadi. Acara ini digelar untuk memeriahkan acara Hari Apoteker Sedunia yang biasa diperingati tanggal 25 September setiap tahunnya.

Obat, benda yang menjadi sahabat akrab saat kita sedang sakit. Meminum obat menjadi salah satu ikhtiar yang wajib dilalui agar sehat kembali. Namun apakah cara kita mengkonsumsi obat sudah benar atau belum, apakah sudah menyimpan obat dengan benar, apakah sebelumnya sudah berkonsultasi dengan apoteker tentang penggunaan obat dan banyak lainnya menjadi hal yang di-sharing saat acara tersebut.

Tanya Lima O

Sebelum menggunakan obat, baiknya kita harus mengetahui 5 hal penting dari obat tersebut. Lima O obat adalah :

  1. Obat ini apa nama dan kandungannya?
  2. Obat ini apa khasiatnya?
  3. Obat ini berapa dosisnya?
  4. Obat ini bagaimana cara menggunakannya?
  5. Obat ini apa efek sampingnya?
  1. Obat ini apa nama dan kandungannya?

Mengenali bahan aktif (kandungan)  dari obat dengan maksud agar kita tidak membeli obat hanya berdasarkan merk atau nama dagang saja. Tapi, kita bisa lebih legowo menerima obat dari apotek atau toko obat, karena kita paham bahwa obat yang kita beli memiliki khasiat yang sama meskipun memiliki nama dagang/merk yang berbeda. Hal sederhana seperti ini yang saya dapat di acara ini. Karena sudah tau ilmunya, saya menjadi lebih bijak dan lebih pintar saat harus beli obat.

Misalnya saja, obat yang saya sebut diatas. Enterostop mengandung Attapulgite dan Pectin. Pada obat lain, kandungan bahan aktifnya adalah Attapulgit aktif. Misalnya obat dengan merk dagang yang berbeda dengan fungsi yang sama seperti Diatabs.  Kedua bahan aktif tersebut memiliki fungsi yang sama sebagai antidiare.

Bahan aktif yang terdapat di dalam obat bisa saja mengandung zat tunggal atau kombinasi.

  • Zat tunggal

Contoh: Parasetamol, Amoksisilin, Deksametason.

  • Kombinasi dari berbagai macam zat aktif dan bahan tambahan lain.

Contoh: obat pilek (fenilpropanolamin + klorfeniramin maleat + parasetamol + salisilamid), multivitamin dan mineral.

 Setelah kita mengetahui bahwa kedua obat tersebut memiliki bahan aktif yang sama, maka apapun jenis merk yang kita konsumsi, insya Allah memiliki efek yang sama.

  1. Obat ini apa khasiatnya?

Maksud dari pertanyaan kedua ini adalah, kita harus mengetahui fungsi dari obat yang akan dikonsumsi tersebut. Obat tersebut untuk mengobati apa. Obat tersebut memiliki khasiat apa. Obat tersebut bisa digunakan untuk meredakan apa.

  1. Obat ini berapa dosisnya?

Untuk hal yang ketiga ini, akan sangat gampang melihatnya di kemasan obat. Umumnya kita akan menemui bahasa “aturan pakai” pada obat. Sebagai contoh  misalnya :3 x 1 tablet, untuk dewasa 2 tablet setelah buang air besar, 1 sendok takar = 5 ml, gunakan alat penakar yang disediakan atau masih banyak lainnya.

Informasi mengenai cara penggunaan obat ini biasanya dilengkapi dengan waktu dan berapa kali tersebut digunakan.

  1. Obat ini bagaimana cara menggunakannya?

Beberapa informasi penting yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat. Biasanya akan diberi tulisan UPPERCASE (huruf besar semua )  untuk cara penggunaan obat.

Misalnya yang biasa kita temui pada obat adalah 3 kali sehari. Maksud dari tiga kali sehari tersebut adalah diminum setiap 8 jam. Jika terlupa, maka obat tetap diminum, dengan memberikan jeda waktu yang sama.

Beberapa hal dibawah ini patut diperhatikan sebelum menngunakan obat.

  • Obat diminum sampai habis sesuai jadwal dan aturan pakai, contoh: antibiotik.
  • Obat diminum jika perlu, contoh: obat penurun panas.
  • Obat dikunyah terlebih dahulu, contoh: tablet kunyah antasida.
  • Obat ditaruh di bawah lidah, contoh: obat jantung (isosorbid dinitrat).
  • Obat dikocok dahulu, contoh: suspense (antasida/obat maag) dan emulsi (multivitamin + minyak ikan).
  • Obat dalam bentuk tablet/kapsul sebaiknya diminum dengan segelas air putih.
  • Obat tertentu dapat dipengaruhi oleh makanan/minuman. Tidak semua obat harus diminum sesudah makan, juga terkadang ada obat yang tidak boleh diminum bersamaan dengan obat lain.

 

 contoh:

Kaptopril (diminum waktu perut kosong, yaitu 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan),

Metoklopramid (untuk antimual-muntah, diminum 1 jam sebelum makan),

Griseofulvin (diminum bersama makanan berlemak),

Tetrasiklin (tidak boleh diminum bersama susu atau antasida/obat maag)

 

  • Obat tertentu dapat mempengaruhi kerja obat lain, sehingga tidak boleh diberikan bersamaan, contoh: simetidin dengan antibiotik.
  • Sirup kering dilarutkan dulu dengan air matangsesuai volume yang ditentukan sebelum digunakan sesuai takaran
  • Salep dioleskan pada bagian tubuh yang sakit
  • Suposituria dimasukkan ke dalam anus
  • Obat tetes mata diteteskan secara tegak lurus pada kelopak mata
  1. Obat ini apa efek sampingnya?

Maksud dari hal ini adalah jika menggunakan obat tersebut apakah ada kemungkinan efek tambahan obat yang dapat merugikan tubuh.  Efek samping tidak selalu muncul, dapat berbeda pada masing – masing orang dan tidak dapat diprediksi kemunculannya.

Contoh: CTM menyebabkan mengantuk, Metformin menyebabkan mual, Pseudoefedrin menyebabkan jantung berdebar.

Dengan hal tersebut gunakanlah obat sesuai dengan petunjuk dan jika ragu tanyakanlah pada dokter dan apoteker.

Dengan 5 bekal ilmu ini, semoga setiap kita bisa lebih bijak dan cerdas dalam menggunakan obat.

Yuk Cerdas menggunakan Obat! 

 

Silahkan kunjungi dan join media sosial Gema Cermat ya Sahabat.