Memiliki buah hati, menjadi impian setiap pasutri.  Dalam rangka merayakan ulang tahun ke – 8, RS.Sam Marie Basra mengundang blogger dan pasutri dalam acara denga tema “Wujudkan Impian Memiliki BUah Hati”. Event ini  diadakan pada tanggal 16 Desember kemarin.

Hal yang dapat menjadi perintang kehamilan dapat berupa kecemasan dan penyakit pada saluran kemih dan kelamin.Gaya hidup masa kini juga dapat menjadi penyebab sulit hamil. Yang memberi kontribusi terjadinya kehamilan bukanlah wanita saja, atau pria saja, namun kedua belah pihak. Selama ini, yang umumnya dipersalahkan jika belum memiliki keturunan adalah pihak istri. Padahal kedua belah pihak memberikan kontribusi yang sama. Silahkan menikmati hasil sharing kemarin di artikel dibawah ini ya manteman, semoga memberikan insight baru dan bermanfaat untuk kita semua, khususnya pasutri yang belum dikaruniai anak.

Kecemasan sebagai Perintang Keberhasilan Kehamilan

Cemas adalah kondisi dimanaseseorang merasa tegang, gelisah atau takut mengenai situasi yang belum terjadi.  Cemas ini punya efek negatif dan positif. Cemas berfungsi untuk memberikan peringatan akan bahaya. Dengan merasa cemas, secara alami kita akan merespon dengan cara melawan, menjauhi bahaya,atau malah berdiam diri.

Dalam derajat normal, cemas dianggap wajar. Misalnya saja, cemas dalam menghadapi ujian akan membuat kita mempersiapkan diri agar hasil ujian memuaskan.

Namun, jika cemas muncul terlalu sering dalam jangka panjang atau tidak dapat dikendalikan. Maka cemas akan berdampak pada fisik dan psikis,seperti :

  1.  Kesulitan tidur
  2. Kelelahan
  3. Otot tegang (bahu, leher, kepala)
  4. Sensitif (mudah tersinggung)
  5. Konsentrasi menurun yang dapat mempengaruhi performadan produktifitas
  6. Ketidakstabilan hormon (datang bulan tidak teratur)

Cemas juga berdampak pada kognitif. Akibatnya saat dihadapkan pada masalah tidak dapat mencari solusi efektif, karena sudah diliputi kecemasan yang berlebihan. Terjadi overthingking, pikiran jadi bercabang,dan pikiran berpindah secara cepat. Hana Talitha Rahma, S.Psi, M.Psi menyarankan untuk segera bertemu dengan ahlinya untuk menyelesaikan kecemasanyang berlebihan.

Dampak kecemasan dalam komunikasi pasutri, bisa berbeda anatara wanita dan pria. Kurang lebih gambaran kecemasannya dapat dilihat pada gambar :

Bahkan, yang lebih parahnya lagi,kecemasan bisa berdampak pada hubungan seksual. Kecemasan pada wanita bisa berakibat terjadi vaginismus.

Kondisi ini adalah ketika otot vagina mengencang (tegang) saat penentrasi dengan sendirinya. Terasa perih hingga timbul rasa sakit, cemas dan takut sehingga menghindari hubungan seksual, timbul ketidakpuasan, hubungan pasutri menjadi kurang harmonis, dan yang umum terjadi adalah takut kesakitan saat melakukan hubungan seksual.

Untuk mencegah kecemasan yang berlebihan, berikut cara yang bisa dilakukan :

  1. Baik wanita dan pria baiknya mengenali sumber kecemasan dan perasaan yang menyertainya
  2. Tenangkan diri dengan relaksasi
  3. Merubah fokus. Sesekali fokus perasaan boleh saja tapi tidak boleh berlama-lama
  4. Segera ambil tindakan dengan merencanakan program kehamilan dengan tenaga ahli
  5. Aktiflah mencari informasi melalui buku, artikel
  6. Aktiflah bertanya pada tenaga ahli
  7. Mintalah dukungan pada pasangan, ortu, mertua, teman sebaya atau rekan kerja

Infeksi Saluran Kemih dan Kelamin Sebagai Penyebab Sukar Hamil

Selain kecemasan berlebihan, infeksi pada saluran kemih dan kelamin bisa menjadi penyebab sukar hamil. Posisi yang berdekatan antara saluran  kemih dan kelamin berpotensi terjadinya perpindahan bakteri yang tidak diinginkan.

Berikut beberapa jenis infeksi yang dialami oleh perempuan :

  1. Infeksi kelamin –BV. Infeksi ini merupakan gangguan keseimbangan flora normal vagina. Infeksi ini ditandai dengan terjadinya keputihan yang banyak berwarna abu-abu, berbau amis, dan berbuih.Infeksi dapat merambat sampai ke saluran telur yang berakibat terjadinya peradangan. Jika terjadi kehamilan akan meningkatkan risiko persalinan prematur dan berat bayi lahir rendah.
  • Infeksi kelamin – Trikomonas. Infeksi inmerupakan infeksi parasit Trichomonas vaginalis pada vagina dan serviks. Infeksi ditandai keputihan, berbau apek, dan tampak bercak merah pada mulut rahim. Infeksi ini bisa merambat sampai saluran telur yang mengakibatkan radang hingga mengganggu kesuburan. JIka terjadi kehamilan akan meningkatkan risiko ketuban pecah dini.
  • Infeksi kelamin –Kanker leher rahim. Infeksi ini merupakan kelanjutan perjalanan penyakit dari HPV yang memicu perubahan menjadi kanker. Infeksi ini ditandai dengan gejala keputihan berbau busuk, dan terjadi perdarahan pasca sanggama. Tidak disertai dengan gejala sampai masuk stadium lanjut.
  • Penyakit Radang Pelvis. Penyakit yang merupakan respon tubuh terhadap infeksi yang menjalar ke rahim, saluran telur, indungtelur, sampai selaput lender, perut dan hati. Penyakit ini disebabkan olehinfeksi Clamydia trachomatis, Neisseria gonorrheae bersama E.coli, Bacteroides fragilis, Enterococcusfecalis, atau karena Tuberculosis.Penyakit ini ditandai dengan gejala demam, lender leher rahim bercampur nanah,ditemukannya kuman gonorrheae, dan banyak sel darah putih.
  • Infeksi saluran kemih. Infeksi yang terjadi dengan ditemukannya bakteri minimal 105/cc pada urin. Infeksi inilebih banyak dialami wanita daripada pria. Infeksi ini dapat dialami oleh semua umur. Faktor risiko nya berupa anatomi, trauma, hambatan pengeluaran urin, genetik,sistemik, dan kebiasaan menahan buang air kecil. Infeksi ini ditandai dengan merasakan nyeri pada saat buang air kecil, sering anyang-anyangan, nyeri di atas tulang kemlauan, kebelet berlebihan, dan urin keruh berbau busuk. Pada kehamilan, infeksi saluran kemih dapat meningkatkan risiko persalinan prematur dan berat bayi lahir rendah.

Dari kelima jenis infeksi ini, dapat diketahui bahwa kesehatan organ kelamin dan kemih penting untuk kesuburan yang baik. Infeksi kelamin dan kemih dapat mengganggu kesuburan, kehamilan dan kesehatan janin tutup Dr.Gita Nurul Hidayah, Sp.OG dalam seminarnya.

Kiat Mengatasi Kemandulan

Memperoleh keturunan, ibarat menanam benih. Media tumbuh (rahim) dan benih (embrio) harus dalam kondisi baik, menjadi kalimat pembuka Prof.Dr.dr.T.Z.Jacoeb, Sp.OG-KFER di awal seminar.

Secara kedokteran, umur 40 tahun menjadi batas kehamilanyang baik bagi seorang wanita. Setelah usia tersebut, seorang perempuan cenderung mengalami infertilitas atau ketidaksuburan.

Proses reproduksi dipengaruhi banyak faktor, yaitu :

  1. Gaya hidup dipengaruhi oleh obat-obatan, kebiasaan merokok, polusi dan radiasi
  2. Masalah medis, kondisi medis pria dan wanita

Terjadinya kehamilan dipengaruhi oleh faktor seperti: hubungan seksual yang normal, analisis sperma yang normal, ovulasi yangnormal, uterus dan endometrium yang normal, tuba fallopi yang normal, dan peritoneum yang normal.

  1. Masalah genetik, dipengaruhi penyakit yang dialami seperti diabetes, kanker, dan infeksi tubuh
  2. Pencegahan dengan medis
  3. Nutrisi
  4. Riwayat reproduksi
  5. Toksin lingkungan dan pekerjaan

Pemeriksaan awal yang harus dilakukan pada setiap pasutri adalah :

  1. Pemeriksaan awal untuk suami dan istri (secara fisik dan secara laboratorik)
  2. Pemeriksaan infertilitas dasar (pemeriksaan tuba fallopi)
  3. Pemeriksaan gangguan ovulasi
  4. Pemeriksaan endometrium
  5. Pemeriksaan infertilitas pria

Setiap pasutri akan ditangani dengan waktu dan treatment yang berbeda-beda. Hal ini akan bergantung pada lamanya infertilitas, usia istri, dan riwayat kehamilan terdahulu.

Bayi Tabung Sebagai Pilihan Penanganan Kemandulan

Infertilitas secara harfiah memiliki arti tidak subur. Namun, dalam dunia kedokteran, infertilitas lengkapnya adalah kegagalan satu pasangan (bukan salah satu pasangan) untuk mendapatkan kehamilan setelah melakukan hubungan seksual yang benar selama satu tahun tanpa memakai alat kontrasepsi.

Potensi kehamilan pada tahun pertama pernikahan adalahsebesar 85 %. Dan 50 % sisanya akan hamil pada tahun kedua. Yang terjadi diIndonesia, pasangan usia subur berjumlah sekitar 39,8 juta pasangan. Pasangan infertilitas sekitar 3,9 juta pasangan, dan hanya 5 % pasangan infertilitas menggunakan bayi tabung sebagai cara untuk memperoleh keturunan.

Melalui usaha bayi tabung, inilah yang diihtiarkan oleh beberapa pasutri. Bayi tabung bukanlah bayi yang dimasukkan ke dalam tabung ya 🙂 .

Bayi tabung adalahteknologi reproduksi berbantu dengan mempertemukan sperma dan sel telur di luartubuh manusia. Setelah terjadi pembuahan, sejumlah 2-3 embrio akan ditanamkembali ke rahim calon ibu.

Indikasi untuk ikhtiar bayi tabung ini jika terjadi keadaan salah satu seperti hal sambutan tuba, gangguan pematangan telur, dan endometriosisderajat sedang – berat pada istri, dan adanya keadaan   azoosperma,oligospermia, asthenosperma, tetrazoozsperma pada suami. Masih terjadi pengecualian yang tidak diketahui penyebabnya, setelah ikhtiar bayi tabung setelah 3 tahun terapi.

Program Bayi Tabung, atau yang biasa disebut IVF (In VitroFertilization) harus melewati proses pemeliharaan dari hulu ke hilir. Jangan sampai prosesnya hanya dilakukan separuh-separuhnya saja. Hasilnya tidak akanmaksimal saran  Dr.Rr.Niken PudjiPangastuti, Sp.OG-KFER.

Ada 8 pemeriksaan yang dilakukan pada tiap pasutri saat ingin melakukan program bayi tabung, yaitu :

  1. Pemeriksaan Infertilitas dasar (USG, hormon, saluran telur, dan sperma)
  2. Stimulasi ovarium (penyuntikan obat-obatan untuk memperbanyak sel telur)

Pada saat stimulasi ini, ada risiko istri mengalami mual akibat obat, nyeri saat penyuntikan, dan sindrom hiperstimulasiovarium.

  • Panen sel telur ( Pengambilan sel telur dariovarium)
  • Fertilisasi invitro (penyatuan sel telur dan sperma di luar tubuh)
  • Kultur embrio ( Pengembangan hasil telur yang sudah difertilisasi)

Kualitas embrio bisa dideteksi saat tahapan ini. Kualitas embrio ditentukan oleh beberapa faktor terutama, umur ibu dankualitas sperma. Ada beberapa jenis teknologi yang digunakan untuk memantau kualitas embrio.  

  • Transfer embrio ( Penempatan embrio sebanyak satu atau lebih ke dalam rahim)

Pada tahapan transfer embrio ini memasukkan beberapa 2-3 embrio stadium 6-8 sel yang berkualitas baik ke dalam rahim. Pada tahapan ini dapat menyebabkan rasa kram pada calon ibu.

  • Lutheal support ( Obat-obatan pendukung kehamilan)

Tahapan ini diperlukan untuk menciptakan lingkungan rahim sesuai dengan kondisi hamil. Risiko yang dialami berupa mual,reaksi alergi, perubahan mood, atau merasa lemas.

  • Menunggu hasil

Itulah 8 proses yang harus dilewati oleh pasutri saat berikhtiar dengan IVF.

Dengan program IVF ini, kesuksesannya tetap tergantung pada ridho ALLAH. IVF adalah bentuk ikhtiarnya,eksekusi suksesnya tetap ada ditangan Yang Maha Kuasa.

Pada proses transfer embrio, embrio yang ditanamkan ke dalam rahim, dapat berjumlah satu atau lebih.Maka jangan heran, jika disuntikkan lebih dari satu embrio, maka aka nada kemungkinantumbuh kedua-duanya, atau hanya berkembang satu saja.

IVF ini sama seperti kehamilanalami. Hanya saja proses pertemuan sel telur dan sperma dibantu di luar rahim.Risiko pada kehamilan normal, juga terjadi pada kehamilan dengan program bayi tabung. Risiko seperti keguguran, kecacatan pada bayi, persalinan premature, dan seksio sesare juga ada kemungkinan bisa terjadi.

Tentang RSIA SAM MARIE BASRA

RS Sam Marie Basra merupakan perusahaan swasta nasional. Berdiri sejak 1 Desember 2010. RSIA Sam Marie Basra menyediakan layanan kesehatan di bidang wanita dan anak. Bertekad untuk menjadi yang terbaik di Indonesia dengan mutu internasional. RSIA Sam Marie Basra terus melakukan benah diri dalam hal pelayanan kesehatan yang bermutu dan efisien.  Hal ini untuk mencapai peningkatan kesehatan dan pengurangan nilai kematian perempuan dan anak. 

Dengan mengusuung motto : ” Kesehatan dan Kepuasan Pasien menjadi Kebahagiaan dan Kebanggan Rumah Sakit. Untuk teman-teman yang membutuhkan layanannya. RS Sam Marie Basra bisa diketahui lebih lanjut dengan mengunjungi websitenya  di http://www.sammariebasra-hospital.com/ 

Alamat RSIA Sam Marie Basra : 

Jl. Basuki Rachmat No. 31, Pondok Bambu, Duren Sawit
Jakarta Timur, DKI Jakarta 13430, Indonesia

Telp : (6221) 8661 3145

Fax : (6221) 8661 3147

Email : contact.sambasra@gmail.com



M

Sebagai penutup, tetap terus berdoa dan tetap semangat untuk teman-temanyang sedang berikhtiar dalam mewujudkan impian memiliki buah hati.