gaya-hidup-sehat

Belum lama dari ingatan semarak  hari raya Idul Qurban kita lalui. Seakan setiap rumah berpesta pora dengan menu  utama berbahan utama daging sapi atau daging kambing. Daging diubang menjadi masakan menggugah selera; sop daging, sate kambing, dendeng balado, rendang, atau opor. Semua masakan ala daging melimpah di meja makan.

Gak ada yang salah dengan semangat menyemarakkan hari raya besar itu. Yang salah adalah, jika lupa untuk mengendalikan diri memberikan batasan jumlah daging yang kita konsumsi. Daging sapi atau kambing, tentu kita kenal sebagai salah satu sumber utama protein dan lemak, selain telur dan seafood. Daging secara ’diam-diam’  bisa menjadi penyebab utama penyakit jantung. Penyakit jantung saat ini masih termasuk penyakit paling mematikan setelah stroke. Tentu kita tak ingin menjadi salah satu korbannya bukan?

Seiring menyambut Hari Jantung sedunia pada tanggal 29 September, mari kita mengenali penyakit paling mematikan ini.

kenali-jantung

Siapa yang gak pernah dengar  penyakit yang mampu merenggut nyawa orang terkasih ini? Setiap kita pasti pernah mendengarnya. Namun, yakinkah kita sudah cukup mengenalinya dengan baik?

Dengan tiba-tiba Sang Penyakit Jantung datang dan membawa pergi orang yang kita sayangi, tanpa basa basi. Ya, penyakit yang satu ini suka datang tanpa basa-basi. Masih ingat kan tentang kepergian penyanyi dengan suara hangat, Mike Mohede, dikabarkan beliau meninggal karena serangan jantung.

Tanda-tanda yang bisa dikenali dari penyakit jantung adalah :

 

heart disease

sumber pic: di sini

Yuk, Ber-Gaya Hidup Sehat Untuk Jantung Sehat

Gaya hidup sehat , tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena bonusnya mahal yaitu investasi tubuh sehat. Namun, hal ini bukan hal yang mustahil untuk dilakukan. Gaya hidup sehat merupakan kesatuan dari cara hidup sehat yang meliputi 3 hal, yaitu:

  1. Pola Hidup Sehat
  2. Pola Makan Sehat
  3. Pola Fikir Sehat

Kita coba bedah satu-satu ya 🙂

pola-hidup-sehat

Pola hidup sehat itu bisa dikatakan membiasakan kebiasaan-kebiasaan baik dalam keseharian yang menunjang kesehatan tubuh secara fisik. Untuk menerapkan pola hidup sehat, berikut cara yang bisa dilakukan:

  1. Melakukan check-up kesehatan secara rutin

Dengan melakukan check up kita dapat mendeteksi lebih dini apakah kita mengidap penyakit jantung atau tidak.  Saat menerima hasil pemeriksaan, perhatikan secara khusus nilai kolesterol, LDL, tekanan darah dan kadar gula darah di laporan hasil check up Anda.

LDL atau kolesterol jahat sebaiknya  ada dalam konsentrasi rendah, yaitu kurang dari 100 mg/dL. Kisaran LDL 100-129 mg/dL masih berada dalam batas normal. Jika melebihi, maka patut waspada, atur pola makan dan pola hidup.

  1. Menjauh dari asap rokok

Tidak semua yang meninggal karena penyakit jantunga dalah perokok aktif. Namun, banyak data yang menunjukkan perokok pasif lebih banyak menjadi korban kematian. Menjauhi asap rokok saat ada disekeliling kita, adalah solusi tepat saat sekitar kita sedang terkontaminasi dengan asap rokok.

  1. Melakukan olahraga dengan rutin

Melakukan olahraga itu wajib banget bagi yang ingin sehat. Namun, olahraga punya tingkatan dan jenis yang berbeda-beda. Tidak semua olahraga dapat diaplikasi untuk setiap orang.

Bagi penderita penyakit jantung, olahraga yang bisa diterapkan adalah jogging (lari santai), berenang, senam pernafasan atau yoga, bersepeda dan berenang.  Sangat dilarang untuk melakukan olahraga dengan gerakan mendadak karena dikhawatirkan akan mempercepat denyut jantung dan berakibat buruk bagi penderita sendiri.  Karena kekuatan jantung setiap kita berbeda-beda, sebaiknya berkonsultasi lebih dulu dengan dokter jantung Anda, agar tidak salah dalam memilih olahraga yang diterapkan.

Video dari Yayasan Jantung Indonesia berikut bisa jadi acuan jika memilih olahraga jenis senam :

Video diatas adalah seri 1, link video senam jantung sehat lainnya bisa dicari di halaman youtube ya.

4. Menerapkan istirahat yang cukup

Tidur yang cukup akan membuat denyut pacu jnatung menjadi normal. Namun lama waktu tidur yang kurang bisa mengakibatkan stress, dan mempengaruhi denyut jantung.

5. Menjaga berat badan ideal, obesitas dapat menjadi pemicu penyakit jantung lebih tinggi.

pola-makan-sehat

Pola Makan Sehat, itu dengan menerapkan Diet Seimbang

Yaitu :

  1. Dengan memperbanyak konsumsi buah (seperti : apel dan pisang) dan sayur dengan serat tinggi (misalnya: wortel, brokoli, dan kacang merah)
  2. Mengurangi konsumsi makanan dengan karbohidrat tinggi untuk mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh.
  3. Mengurangi makanan bersantan dan gorengan. Penyakit jantung disebabkan karena adanya timbunan lemak di dalam pembuluh darah.
  4. Mengkonsumsi makanan rendah garam. Penyakit jantung juga bisa dipicu dari hipertensi atau penyakit dengan tekan darah tinggi.

Berikut tabel makanan pantangan untuk penderita penyakit jantung :

pantangan-makanan-bagi-penderita-penyakit-jantung

sumber gambar : gejalapenyakit.org

Jadi, beberapa makanan diatas sebaiknya dihindari atau dikurangi porsi nya ya 🙂

pola-fikir-sehat

Pola fikir sehat , dengan cara Pengelolaan Stress

Stres ini sangat berbahaya lho. Dia juga salah satu silent trigger and also a killer karena bisa menyebabkan susah mengontrol emosi, meningkatkan potensi penyakit, merusak hati, menambah berat badan, menurunkan sistem kekebalan tubuh, hingga mampu membuat wajah tampak lebih tua.  Efek pengelolaan stress yang tidak baik bisa meningkatkan berbagai hal tersebut. Itu yang saya dapatkan dari salah satu situs kesehatan.

Hal Yang Bisa Dilakukan Untuk Mengurangi Stres

Hal Yang Bisa Dilakukan Untuk Mengurangi Stres sumber gambar: helpmanagingmystress.com

Ya, semua yang namanya stress, harus dikelola. Pernah dengar manajemen stress. It’s a kind of like that. Kematian akibat penyakit jantung juga bisa disebabkan stress yang tidak dikelola dengan baik.

Yuk, sebagai tanda cinta pada jantung kita mulai menerapkan gaya hidup sehat mulai sekarang.

 

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba “Gaya Hidup Sehat Untuk Jantung Sehat” yang diadakan oleh Yayasan Jantung Indonesia