Jika Bayi Anda Prematur, Simak Sharing dan Lakukan  Hal ini

bayi prematur

Bayi Prematur 

Indonesia menempati peringkat ke-5 kelahiran prematur tertinggi di dunia, dengan angka kejadian 15,5%. Yang artinya pada setiap satu kelahiran ada potensi lahirnya bayi prematur sebesar 15 kejadian. Sungguh persentase yang tinggi ya Sahabat.  Dalam rangka memperingati Hari Prematur sedunia yang diperingati setiap tanggal 17 November kemarin,  Nutrisi Untuk Bangsa menggelar acara dengan tema “Dukung Si Kecil Yang Lahir Prematur untuk Tumbuh Kembang  Optimal”.

Dalam event ini ada sharing ilmu dari dokter anak Putri Maharani Tristanita Marsubrin dan Joanna Alexandra sebagai seorang social media influencer yang juga memiliki bayi dengan kelahiran prematur. Joanna mengalami kelahiran prematur pada anak keempat. Karena sudah mengalami kehamilan sebanyak tiga kali sebelumnya, pada kehamilan keempat ini, Joanna jadi agak kurang aware menjaga kehamilannya. Jawaban jujur Joanna yang harus kita ambil hikmahnya.  Bahwa setiap kehamilan adalah momen yang harus kita syukuri dengan terus menjaga dan memberikan yang terbaik untuk calon baby berikutnya. Event ini juga dihadiri oleh beberapa komunitas ibu-ibu yang tentunya sangat bersemangat dalam menyerap ilmu.

Sebagai pembuka acara, ada sharing dari Yanne Sukmadewi, sebagai perwakilan dari pihak Danone Indonesia. Ternyata beliau juga terlahir  sebagai bayi prematur. Dengan stimulasi yang tepat dan pemberian nutrisi yang optimal, saya bisa memiliki tiga gelar, berprestasi di pekerjaan, dan punya tubuh yang sehat seperti ini, cerita  Yanne bersemangat.

Selain dari Yanne, Nutrisi Untuk Bangsa juga menghadirkan Bunda Nina  dan baby Khalid yang juga terlahir prematur. Sebagai ibu atau calon ibu ada baiknya kita banyak belajar dari pengalaman ibu lain untuk mencegah kejadian serupa terjadi.

Video dibawah ini merupakan kisah Bunda Nina dan baby Khalid yang terlahir prematur. Berbagai penyakit yang dialami Bunda Nina menjadi penyebab baby Khalid lahir prematur. Penanganan yang tepat dan semangat yang kuat dari Khalid dan sang ibunda, baby Khalid mampu melewati masa-masa penuh perjuangan dan sekarang tumbuh seperti bayi lainnya. Simak cerita lengkapnya dengan  melihat video berikut teman-teman.

 

Bayi Prematur

bayi prematur

Bayi disebut lahir prematur, jika bayi tersebut lahir di usia kehamilan kurang dari 37 minggu akibat berbagai kondisi. Kondisi bayi prematur saat lahir tergolong dalam dua kategori. Yang pertama, kondisi bayi prematur sesuai dengan masa kehamilan, dan yang kedua kondisi bayi prematur kecil masa kehamilan. Hal ini bisa dikategorikan dengan berdasarkan pemantauan pada grafik Fenton Preterm Growth.  Pada kurva ini, dapat dilihat garis pertumbuhan berat badan, panjang badan, dan lingkar kepala bayi yang seharusnya berdasarkan usia kehamilan (dalam minggu).

bayi prematur

Kelahiran bayi prematur dapat disebabkan banyak  faktor :

  1. Kurangnya kecukupan gizi pada ibu hamil
  2. Kebiasaan merokok
  3. Konsumsi minuman beralkohol
  4. Diabetes
  5. Preeklamsia
  6. Adanya faktor genetik
  7. Infeksi
  8. Mengerjakan aktifitas fisik yang berat
  9. Dan banyak lainnya..

 

Tantangan Kesehatan Pada Bayi Prematur

Kondisi bayi yang lahir prematur memiliki banyak tantangan kesehatan setelah lahir. antara lain :

  1. Imaturitas organ
  2. Feeding intolerance
  3. Metabolisme tinggi
  4. Kebutuhan nutrisi tinggi
  5. Cadangan nutrisi rendah
  6. Rentan terhadap penyakit, dan masalah kesehatan lainnya.

Dari beberapa masalah yang disebutkan diatas,  dikhawatirkan terjadi gagal tumbuh (stunting) dan sindrom metabolik pada bayi prematur.

Gagal tumbuh (stunting) adalah pertumbuhan yang terhambat atau bayi tidak dapat mencapai kejar tumbuh akibatnya bayi terlihat lebih kecil dan lebih pendek disbanding rata-rata bayi pada usianya. Sedangkan sindrom metabolik adalah beberapa penyakit turunan yang memiliki potensi tinggi terjadi pada saat dewasa nanti. Beberapa penyakit tersebut adalah dislipidemia, diabet mellitus, hipertensi, dan penyakit jantung.

Baca info untuk lebih lengkap : Cegah Gagal Tumbuh (Stunting)

Salah satu bentuk perawatan yang bisa diberikan kepada bayi prematur adalah Teknik Perawatan Kanguru. Teknik ini memiliki peran positif dalam membantu menstabilkan detak jantung, suhu tubuh, dan pernapasan bayi. Teknik ini juga dapat mengurangi respons kesakitan dari bayi prematur.

Cara melakukan teknik perawatan kanguru ini dilakukan dengan merapatkan tubuh bayi ke tubuh ibu. Dilakukan dengan menggendong bayi dalam posisi tegak menempel ke dada ibunya menyerupai bayi kanguru. Teknik ini biasanya dilakukan selama 2 – 3 jam sehari selama jangka waktu tertentu. Pada bayi premature, teknik perawatan kanguru ini harus dengan izin dokter dan harus terus terpantau oleh pihak NICU (Neonatal Intensif Care Unit).

bayi prematur

Skrining Yang Dilakukan Pada Bayi Prematur

Akibat potensi negatif yang mungkin ditimbulkannya maka sangat perlu dilakukan skrining pada bayi prematur :

  1. USG kepala
  2. Pemeriksaan pendengaran
  3. Anemia of prematurity (pemeriksaan darah)
  4. Osteopenia of Prematurity (pemeriksaan tulang)
  5. Extrauterine Growth Restriction (keterlambatan pertumbuhan)

Dengan kondisi tubuh yang belum optimal dan besarnya tantangan pemenuhan nutrisi, anak yang terlahir prematur membutuhkan perhatian dan penanganan khusus untuk bisa mendukung tumbuh kembang dan masa depannya.

bayi prematur

Namun meski lahir prematur punya banyak tantangan kesehatan, lahir prematur bukan halangan untuk tumbuh kembang yang normal, ini yang harus dilakukan :

  1. Pemantauan berkala secara rutin

Pemantauan berkala penting dilakukan secara rutin untuk pemantauan tumbuh kembang. Pemantauan ini akan mengacu pada kurva pertumbuhan. Silahkan menanyakan kepada dokter apakah pertumbuhan bayi sesuai dengan grafik pertumbuhan yang baik atau tidak dengan memperhatikan usia koreksi. Usia koreksi in maksudnya adalah usia sebenarnya dari bayi,

Usia koreksi bisa diperoleh dengan rumus berikut : (usia gestasi + usia kronologis ) – 40 minggu

Usia gestasi adalah usia yang dihitung dari hari pertama haid terakhir ibu sampai hari dilahirkan.  Sedangkan usia kronologis adalah usia sejak dilahirkan sampai saat ini (saat penentuan usia koreksi). Usia koreksi ini hanya diperhitungkan hanya sampai 2 tahun saja.

Contoh perhitungan :

Jika seorang bayi prematur lahir pada usia gestasi 34 minggu, sedangkan usia kronologisnya (usia bayi saat menghitung)  65 hari. berapakah usia koreksinya?

Cara penentuan usia koreksi :

Usia gestasi = 34 minggu

Usia kronologis = 65 hari ( 9 minggu 2 hari)

Maka usia koreksinya adalah = (34 + 9 minggu 2 hari – 40 minggu) = 3 minggu 2 hari.

Maka grafik  tumbuh kembang bayi prematur dilihat pada usia (40 minggu-3 minggu) = 37 minggu

3 hal yang harus diperhatikan pertumbuhannya adalah : berat badan, panjang badan dan lingkar kepala.

 

  1. Pemberian nutrisi yang optimal

Selain melakukan pemantauan berkala secara rutin, bayi prematur juga perlu diberikan nutrisi yang optimal.  Pemberian nutrisi pada bayi prematur harus dikonsultasikan dengan dokter anak. Kebutuhan nutrisi pada bayi prematur sedikit tricky, karena ada masa, bayi harus diberi nutrisi yang cukup banyak. Dan ada masanya dengan sedikit nutrisi saja. Dengan demikian, konsultasi rutin dengan dokter anak sangat diperlukan.

Tetap rajin berkonsultasi untuk melihat tumbuh kembang anak dan tetap optimis , menjadi penutup sharing dari dokter anak Putri Maharani untuk  menyemangati ibu-ibu dengan bayi prematur. Karena, lahir prematur bukanlah halangan.

bayi prematur

Semangat Moms 🙂

#PrematurBukanHalangan