Pentingnya Foto Produk saat Jualan Online

Rasa-rasanya perkembangan jualan online semakin banyak dan akan sangat ketinggalan kalo kita gak ikut ambil bagian di dalamnya. Hampir sudah lebih 3 tahun yang lalu, saya menghadiri salah satu  seminar yang fokus ngomongin ‘The Power of Photo Product” melalui sebuah seminar khusus.

Ilmu yang menjadi bekal awal bagi saya yang saat ini tenggelam dalam dunia jualan online. Saat itu, saya tertarik belajar sebagai ilmu tambahan sebagai seorang blogger. Tak sedikit tawaran untuk review produk datang, dan salah satu cara untuk memuaskan klien adalah hasil foto produk yang apik.

Saat belajar sesi foto produk bersama teman-teman

Foto produk menjadi sebuah senjata utama bagi seorang penjual online. Berbekal foto produk kece akan membuka jalan bagi penjual online untuk  menarik perhatian calon pelanggannya.

Sangat berbeda, saat zaman belanja konvensional. Calon pembeli langsung datang ke toko. Lalu melihat produk secara fisik. Calon pembeli bisa memperhatikan setiap detail dari produk yang akan dibelinya. Setelah merasa OK, tinggal bayar. Dan produk pun ada di tangan pembeli.

Penjual online kini berjumlah sangat banyak. Dengan menjual beragam produk dan bertebaran di berbagai platform penjualan. Nilai penjualan dengan produk yang sama bisa sangat berbeda karena efek foto produk. Sebuah foto produk yang kece biasanya akan memberikan nilai penjualan yang lebih baik dibandigkan foto produk yang seadanya.

Kenapa?

Karena calon pembeli hanya mengandalkan foto produk sebelum memutuskan produk yang akan dibelinya. Selain tentunya juga dibekali dengan keterangan tambahan tentang spesifikasi detail produk.

Ibarat love at the first sight, calon pembeli harus jatuh cinta dulu dengan foto produk sebelum ia mengenali lebih dalam produk yang akan dibelinya. Nilai visual yang memuaskan menjadi kriteria utama bagi seorang penjual online sebelum ia melepaskan produknya ke pasar.

Keperluan ‘Alat Perang’ untuk Foto Produk

Untuk memperoleh foto produk yang kece, sebaiknya penjual online punya ‘alat perang’ sendiri. Selain punya peralatan yang mendukung kegiatan fotografinya, setidaknya juga punya ilmu mumpuni yang mendukung saat proses pengambilan foto. 

Berdasarkan pengalaman saya pribadi, sesi pengambilan foto produk setidaknya harus menyiapkan beberapa peralatan pendukung  yang akan membantu agar foto terlihat menarik. Misalnya saja :

1. Alas foto produk

Alas foto yang digunakan baiknya disesuaikan dengan tema yang sudah dipilih atau disesuaikan dengan keinginan klien. Berbagai jenis alas foto yang digunakan sebagai alas foto produk.

Alas foto produk bisa saja hanya dengan memanfaatkan yang ada di alam. Misalnya saja bebatuan, rumput, lantai rumah, tanah, kayu, kain, atau benda lainnya yang dengan mudah kita temukan. Alas foto produk artifisial yang kini sangat banyak dijual di pasaran. Sebagai contoh, anyaman rotan, kertas laminasi, rumput buatan atau banyak lainnya.

2. Pernak – Pernik Foto

Pernak Pernik foto menjadi perlengkapan perang yang banyak membantu mendukung ‘suasana’ yang ditangkap mata konsumen. Pemilihan pernak pernik foto produk bayi akan sangat berbeda dengan foto produk pakaian dewasa. Tambahan pernak pernik seperti bola, boneka, bunga, pita, atau yang lainnya mungkin ditambahkan untuk mendukung suasana yang ceria, semangat, dan full color.

Beragam pemilihan pernak pernik foto

3. Backdrop atau Background Foto

Selain alas foto, ada juga benda yang dijadikan sebagai latar belakang foto. Background foto biasanya menggunakan warna-warna netral seperti : putih, krem, atau hitam.  Warna yang dipilih sebaiknya warna yang kontras dengan warna produk. Hal ini penting agar tidak membuat makna ganda bagi produk.

Backdrop di salah satu studio foto

4. Studio atau Mini Studio

Studio atau mini studio merupakan tempat atau area yang didesain khusus, mulai dari pengaturan konsep warna, pengaturan cahaya agar foto yang dihasilkan maksimal.  Mini studio bisa digunakan untuk produk-produk yang berukuran kecil. Sedangkan studio biasanya digunakan untuk produk berukuran besar seperti fashion yang perlu dikenakan oleh model.

Mini studio di rumah

5. Kamera Pro atau Smartphone yang mendukung

Ini peralatan perang yang sangat menentukan. Setelah seluruh produk, pernak-pernik, alas foto, backdrop, dan studio sudah selesai, maka waktunya untuk take photo. Untuk memperoleh foto produk yang apik, kualitas kamera atau smartphone harus memenuhi syarat seperti kebutuhan tingkat pixel yang diinginkan.

Oiya, jangan lupa untuk mengatur size foto sesuai platform yang akan kamu gunakan ya.

Setelah selesai dengan peralatan perang, tugas foto produk belum selesai. Sebelum mengambil foto, ada beberapa ilmu yang harus dikuasai agar foto produk yang dihasilkan cakep.

1. Angle/Titik sudut pengambilan foto

Sudut pengambilan foto yang umum diketahui terbagi 3, high angle ( diambil dari sisi atas produk) , neutral ( sesuai dengan eye level), dan low angle ( diambil dari sisi bawah produk). Masing-masing sudut pengambilan foto akan memberi efek yang berbeda-beda pada foto produk.

2. Arah Pencahayaan

Sebuah produk akan tampak keunggulannya  dengan mendapat arah pencahayaan yang tepat. Pencahayaan bisa diperoleh dengan cara alami dengan memanfaatkan sinar matahari, dan cara buatan dengan memanfaatkan cahaya dari lampu.

3. Teknik Fotografi

Teknik fotografi ini juga bermacam-macam. Mulai dari teknik zooming ( produk tampak lebih besar) , teknik rule of third atau teknik feeling. Haha. Teknik yang terakhir hanya tambahan dari saya saja yang cetek banget ilmu fotografinya ya.

4. Teknik Flat Lay Foto

Teknik ini umum digunakan saat pengambilan foto produk. Teknik ini didukung dengan tambahan pernak-pernik yang diatur sedemikan rupa, dan dukungan warna warni yang menambah nilai kece sebuah fot produk. Teknik ini bukan satu-satunya, masih banyak lagi teknik lainnya yang bisa diaplikasikan.

salah satu kerempongan dalam menerapkan teknik flat lay saat foto produk

5. Keahlian

Seorang fotografer amatir akan menghasilkan kualitas foto yang pasti berbeda dengan fotografer profesional. Teknik-teknik foto atau ilmu fotografi lainnya bisa saja dipelajari lewat berbagai media. Namun tidak akan ada yang bisa menyaingi keahlian yang sudah dibuktikan dengan lama waktu jam terbang.

Seorang fotografer harus punya skill dan ilmu yang cukup

Berjualan di Blibli.com Gak Perlu Rempong Foto Produk, Gratis!

Melihat pentingnya foto produk bagi penjual online, Blibli.com memberikan solusi untuk mengatasi hal ini. Blibli.com adalah salah satu  pelopor online shopping mall di Indonesia. Pertumbuhan online shop di negeri ini menjadi salah satu peluang pertumbuhan ekonomi yang harus diapresiasi dengan baik.

Foto produk yang menjadi ujung tombak peningkatan penjualan menjadi kuncinya. Peralatan perang yang lengkap tidak dapat diperoleh dengan harga yang murah. Ada harga yang harus dikeluarkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan fotografi. Selain itu juga harus dilengkapi dengan skill dan ilmu fotografi. Blibli.com menyediakan corner photo shoot yang bisa digunakan oleh merchant partner.

Manfaat Corner Photo Shoot di Blibli.com


Corner Photo Shoot di Blibli.com punya banyak manfaat, antara lain :

1. Lebih efisien dari segi pengeluaran jika digunakan untuk membeli berbagai peralatan foto

2.  Lebih menghemat waktu dalam proses pengambilan foto karena langsung ditangani oleh tenaga profesional  

3. Penjual online lebih bisa menetapkan strategi pemasaran lanjutan atau strategi lainnya dalam pengembangan online shop-nya

4. Tidak perlu direpotkan dalam segala hal persiapan sebelum sesi pengambilan foto

5. Pihak Blibli merchant care juga turut membantu dalam hal pengeditan dan upload ke website blibli.com

6. Yang tidak kalah pentingnya adalah, sebuah foto produk yang professional akan mampu meningkatkan trust, atau level kepercayaan di benak konsumen terhadap online shop yang sedang dikembangkan.

7. Setelah meningkatkan trust, foto produk profesional insya Allah akan meningkatkan omset dan juga profit online shop .

Syarat Fasilitas Gratis Foto Produk


Buat kamu yang tertarik untuk menikmati fasilitas  terbaik ini, ada beberapa syarat yang harus kamu penuhi :

1.Sudah terdaftar sebagai merchant di Blibli.com

2. Setelah terdaftar sebagai merchant, kirimkan email ke merchant.care.blibli.com

Format email : Nama merchant (spasi) Photo shoot (spasi) tanggal

3. Tinggal tunggu balasan email 1 x 24 jam dari merchant care (pihak Blibli)

4. Setelah mendapatkan balasan, kamu wajib memberikan daftar produk maksimal 1 minggu sebelum tanggal pemotretan

5. Diharapkan dapat mengirimkan contoh produk 3 hari sebelum tanggal pemotretan

6. Jika kamu tidak melaksanakan kegiatan 5 dan 6,  otomatis kamu dianggap membatalkan sesi pemotretan  

7. Kamu berhak membawa contoh produk yang dikirimkan 1 minggu setelah waktu yang telah dikonfirmasi dengan pihak Blibli. Jika lebih dari waktu tersebut, produk menjadi milik Blibli

8. Jika ada keterangan atau request khusus tentang produk, kamu bisa melampirkan keterangan tambahan

9. Kamu dipersilahkan menghadiri sesi pemotretan, tentunya setelah mendapat konfirmasi dari Blibli

10. Segala keperluan sesi pemotretan sudah disediakan oleh pihak blibli sesuai dengan yang sudah diterangkan di merchant corner photo shoot.

Tak sabar ingin ikut menikmati fasilitas gratis foto produk ini. Jadi mau jualan online, gak usah pusing n gak pake rempong kalo berjualan di Blibli.com.

Sumber foto : freepik.com dan dokumentasi pribadi

Desain grafis : Diolah sendiri dengan menggunakan Canva dan PowerPoint